Showing posts with label place. Show all posts
Showing posts with label place. Show all posts

Friday, January 6, 2012

Bakmi Gilang Pandak

Bakmi Godog
Kamu pecinta Bakmi Jawa? Kalau iya kali ini aku mau kasih info warung makan bakmi jawa di sekitaran Jogja. Namanya Bakmi Gilang Pandak, sesuai namanya warung makan ini berlokasi di Jalan Panembahan Senopati, Pandak, Bantul, Yogyakarta. Di sini kamu bisa menikmati:
  • Bakmi Godog
  • Bakmi Goreng
  • Magelangan
  • Sego Godog
  • Nasi Goreng
  • Teh Gula Batu
Bakmi Goreng
Teh Gula Batu
Nikmatnya lagi, telur yang dipake adalah telur bebek, bisa dibayangin kan gimana rasanya. Mantab banget! Masalah harga  tenang aja, gak bikin kantong kering kok. 


Nb: Jam buka sekitaran sore sampai habis.
By: Ahg



Bookmark and Share

Saturday, December 17, 2011

Pantai Indrayanti


 Pada postingan kali ini,  aku pengen ngasih tau salah satu pantai yang menurutku indah. Indrayanti,,, Indrayanti itu nama pantai di selatan Gunung Kidul, tepatnya sih di kecamatan Tepus, Gunung Kidul, Yogyakarta. Pantai ini juga bersebelahan sama Pantai Sundak.
Dari Timur
Penginapan
Dari Barat

Pantai Indrayanti tergolong pantai yang baru dibuka lho... Meskipun begitu, pantai ini punya keindahan yang gak kalah sama pantai-pantai lain di daerah Wonosari lainnya. Pasir putih, biru kehijauan air laut, deburan ombak yang bersahabat, serta pantai yang masih bersih merupakan sekian keunggulan yang dimilikinya.
Selain itu, Pantai Indrayanti juga memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Terdapat  Gazebo persis di muka pantai, olahraga air berupa jetsky, restoran, serta penginapan yang bernuansa alam. Sehingga kalian yang ingin menghabiskan malam di pantai elok ini gak usah khawatir masalah penginapan.

 

Nb: Jangan sampai kalian buang sampah sembarangan yaa, soalnya bagi yang ketahuan bakal kena denda. hihihi


by: Ahg


Bookmark and Share

Thursday, January 6, 2011

Angkringan Kopi Joss


Tempat ini merupakan tempat yang pas dan asik buat nongkrong bareng pacar atau temen-temenmu.  Lokasinya di Jalan Wongsodirjan (sebelah utaranya Stasiun Tugu Yogyakarta). Tidak hanya satu Angkringan tetapi kamu dapat menjumpai belasan Angkringan yang menjamur di sepanjang jalan ini. Angkringan ini tidak seperti Angkringan seperti biasanya, karena tempat duduknya bukan hanya kursi panjang, tetapi disediakan juga tempat buat lesehan yang cukup luas.

Minuman favoritnya sudah jelas, pastinya kopi joss. Yaitu segelas kopi hitam kental yang ditambahkan dengan beberapa bongkahan arang. Minuman ini dapat menghangatkan tubuh disaat udara malam Kota Jogja yang dingin. Kamu juga gak perlu takut dengan kadar kafein yang tinggi, karena sudah dinetralisir oleh arang tersebut. Selain kopi joss, di sana juga tersedia minuman susu, teh, jeruk, jahe, dan tape.
Kalau urusan makanan cuman ada satu, yakni sego kucing. Tapi jangan khawatir, karena lauknya sangat beraneka ragam. Ada endhas pitik (kepala ayam), tempe dan tahu bacem, aneka sate (ayam, usus, telur dan keong),ceker ayam, dan gorengan. Kalau kamu ingin makananmu hangat, tinggal minta dibakar aja.
Nah untuk masalah harga, kamu gak perlu khawatir. Semua makanan dan minuman di atas sangatlah terjangkau. Mulai dari Rp1000 aja kamu bisa nikmatin hidangan yang kental dengan suasana Jogja. Ditambah lagi dengan banyaknya pengamen jalanan yang siap menghiburmu. Makanya siapin uang seribuan buat membalas jasanya.hahahaaha
Itulah salah satu tempat yang pas dan asik buat nongkrong bareng pacar atau temen-temenmu. Selamat mencoba dan nikmatin suasana malam Jogja yang eksotis.
Nb: Bukanya dari sore sampai pagi.



Bookmark and Share

Monday, May 24, 2010

Cenote Angelita

Cenote Angelita - Sungai di bawah laut? Penjelasan singkat!

Awalnya, saya sama sekali tidak berniat untuk memposting soal ini. Namun sepertinya Cenote Angelita menjadi begitu terkenalnya di Indonesia sehingga saya menerima banyak sekali email yang meminta saya untuk menulis soal ini. Karena itu harap maklum kalau tulisan ini sedikit terlambat.


Saya berusaha mengumpulkan beberapa informasi mengenai Cenote Angelitasehingga kalian bisa mendapatkan informasi yang berbeda dari yang sudah kalian baca, walaupun tidak banyak yang baru. Banyak yang bertanya kepada saya apakah berita ini sebuah hoax atau bukan. Jawabannya, bukan hoax. Tapi ada beberapa hal yang harus diluruskan.

Sebelum masuk ke Cenote Angelita, kita harus mengerti arti "Cenote". Kata "Cenote" itu berasal dari kata suku maya "D'zonot" yang berarti "sebuah lubang/gua bawah tanah yang memiliki air". Sedangkan "Angelita" berarti"malaikat kecil". Jadi Cenote Angelita berarti "Gua Malaikat Kecil".

Istilah Cenote ini digunakan untuk merujuk kepada gua/lubang yang ada di semenanjung Yucatan, Mexico. Selain Cenote Angelita, di semenanjung Yucatan, ada Cenote-Cenote lainnya, seperti Cenote Aktun Ha, Cenote Calavera, Cenote Chac Mool dan lain-lain. Formasi gua-gua ini terhubung dengan laut dan terbentuk sekitar 6.500 tahun yang lalu.


Cenote-cenote ini memiliki sejarah sangat tua. Suku Maya biasa menggunakannya untuk bepergian ke kota lain. Namun baru pada abad ke-20 ketika penyelaman dan penjelajahan gua menjadi populer, Cenote-cenote ini kembali menarik perhatian.

Cenote Angelita yang sedang kita bicarakan ini terletak sekitar 17 kilometer dari Tulum. Ia memiliki diameter lubang sekitar 30 meter dengan kedalaman sekitar 60 meter. Cenote ini berada di wilayah hutan lebat yang memiliki keanekaragaman flora fauna yang cukup kaya. Bahkan Jaguar juga tinggal di hutan ini.

Karena itu sebenarnya kurang tepat kalau menyebut Cenote Angelita sebagai sungai di dasar laut. Cenote Angelita sebenarnya sebuah gua berair di tengah hutan, bukan di laut, walaupun airnya memang terhubung dengan laut.


Jika kita menyelam ke dalam Cenote Angelita, kita akan menemukan air tawar pada kedalaman 30 meter pertama yang kemudian diikuti dengan air asin pada kedalaman 60 meter. Pada kedalaman itu juga kita bisa melihat sungai dan pohon-pohon di dasarnya.

Nah, Sekarang saya akan membahas tiga karakteristik Cenote ini yang banyak membingungkan orang, yaitu :
  1. Mengapa air asin dan air tawar bisa tidak bercampur?
  2. Bagaimana bisa ada sungai di bawah laut?
  3. Bagaimana pohon bisa hidup di dalam air?
Air asin dan air tawar
Dalam deskripsinya mengenai Cenote Angelita, Anatoly Beloschin, seorang fotografer profesional mengatakan :

“We are 30 meters deep, fresh water, then 60 meters deep – salty water and under me I see a river, island and fallen leaves.."

"Di kedalaman 30 meter, air tawar, lalu pada kedalaman 60 meter, air asin, dan dibawah saya melihat sebuah sungai, pulau dan daun-daun yang jatuh."


Dari deskripsi ini, kita bisa menyimpulkan kalau air tawar berada di atas air asin. Bagaimana mungkin air asin dan air tawar tidak bercampur?

Jawabannya adalah karena sebuah fenomena yang disebut Halocline.

Halocline adalah sebuah zona vertikal di dalam laut dimana kadar garam berubah dengan cepat sejalan dengan perubahan kedalaman. Perubahan kadar garam ini akan mempengaruhi kepadatan air sehingga Zona ini kemudian berfungsi sebagai dinding pemisah antara air asin dan air tawar.


Air asin memiliki kepadatan yang lebih besar dibandingkan air tawar. Ini membuat ia memiliki berat jenis yang juga lebih besar. Karena itu wajar kalau air tawar berada di atas air asin. Ketika kedua jenis air ini bertemu, ia akan membuat lapisan halocline yang berfungsi menjadi pemisah antara keduanya. Peristiwa ini tidak terjadi di semua pantai atau bagian di laut, namun cukup umum terjadi di gua-gua air yang terhubung ke laut seperti Cenote.

Perbatasan antara air asin dan air tawar (Halocline) pada Cenote Angelita berada pada kedalaman sekitar 33 meter. Dalam kasus Cenote ini, air tawar di permukaan berasal dari air hujan.

Jika ingin lebih jelas, kalian bisa membuat halocline sendiri di rumah. Caranya, masukkan air asin ke dalam sebuah gelas hingga setengah gelas terisi. Lalu, taruh spon di atas air. Setelah itu, tuangkan air tawar perlahan-lahan ke dalam gelas. Maka lapisan halocline akan tercipta sehingga air tawar yang masuk tidak bercampur dengan air asin yang dibawahnya.

Fenomena air tawar yang terpisah dengan air asin sebenarnya bukan hal yang baru. 2.000 tahun yang lalu, seorang ahli geografi Roma bernama Strabopernah menulis mengenai para penduduk Latakia, barat Siria, yang mengayuh perahunya sekitar 4 kilometer menjauhi pantai lalu menyelam dengan membawa kantung air dari kulit kambing dan mengambil air segar dari dalamnya untuk persediaan air minum bagi kota mereka. Mereka tahu persis tempat dimana air tawar berkumpul di laut. Hari ini, para penyelam juga bisa melakukan hal yang sama di banyak pantai di dunia.


Sungai di bawah laut
Dalam foto yang bisa kita lihat, Cenote Angelita sepertinya memiliki sungai di dasarnya. Jika benar, tentu saja akan sangat membingungkan!


Namun sebenarnya sungai tersebut hanyalah sebuah ilusi. Deskripsi yang paling tepat untuk menyebutnya, bukan sungai, melainkan kabut/awan, karena lapisan yang terlihat seperti sungai itu adalah lapisan Hidrogen Sulfida. Lapisan ini membentuk kabut/awan tebal yang membuat ilusi sungai.

Tidak banyak yang bisa menyelam sampai kedalaman ini karena lapisan ini terdapat di dasar Cenote Angelita, yaitu di kedalaman sekitar 60 meter.

Lapisan Hidrogen Sulfida ini terbentuk akibat pohon-pohon atau organisme yang membusuk di dasar Cenote. Karena itu lapisan ini memiliki bau yang tidak enak, seperti telur busuk (Mungkin sebagian dari kalian juga tahu kalau kita juga mengeluarkan gas ini ketika kita buang angin). Selain karena aktifitas bakteri pembusukan, gas ini juga bisa dihasilkan oleh aktifitas gunung berapi. Dalam kadar yang tinggi, gas ini berbahaya bagi manusia karena bisa mengganggu beberapa sistem dalam tubuh manusia.

Pohon di bawah laut

Saya banyak mendapat pertanyaan ini dan memang Ini adalah sebuah pertanyaan yang menarik. Dari foto di atas, kita bisa melihat kalau pohon di dasar Cenote Angelita mirip dengan pohon yang ada di darat. Kita tahu kalau pohon membutuhkan sinar matahari untuk fotosintesis. Jadi bagaimana mereka bisa hidup di dasar air yang gelap dan dalam?

Jawabannya atas pertanyaan ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu: Tidak ada pohon yang hidup di dasar Cenote!

Kebanyakan dari kita salah menginterpretasikan kalimat Anatoly Beloschin. Anatoly mengatakan :

“We are 30 meters deep, fresh water, then 60 meters deep – salty water and under me I see a river, island and fallen leaves…"

"Di kedalaman 30 meter, air tawar, lalu pada kedalaman 60 meter, air asin, dan dibawah saya melihat sebuah sungai, pulau dan daun-daun yang jatuh."



Ia hanya mengatakan kalau ia melihat daun-daun yang jatuh.

Ini jelas terlihat dari foto-foto yang diambilnya kalau batang-batang pohon itu adalah pohon-pohon yang mati dan daun yang dimaksud adalah daun yang berserakan di dasar Cenote. Anatoly tidak pernah mengatakan melihat pohon hidup di dasar Cenote.

Saya juga tidak bisa menemukan satu sumber pun yang mengatakan ada pohon hidup di dalam Cenote Angelita. Lagipula, jika memang ada pohon yang hidup, mengapa Anatoly tidak mengambil fotonya?

Lalu pertanyaannya, darimana asalnya batang pohon dan daun-daunan tersebut?

Jawabannya adalah karena Cenote ini terletak di tengah Hutan. Tentu wajar kalau ada batang pohon dan dedaunan yang jatuh ke dalam dasar Cenote.

Penutup
Walaupun tidak misterius (inilah sebabnya saya tidak berniat memposting ini pada awalnya), saya akui Cenote Angelita memang indah. Namun, saya rasa tempat ini cukup berbahaya. Kita tidak tahu apa yang akan kita jumpai di tempat gelap seperti itu kan?

Mungkin kalian akan berkata kepada saya: "Brother enigma, saya adalah orang yang suka menyelam dan berpetualang. Setelah membaca tulisan ini, jiwa petualangan saya memanggil dan saya ingin pergi ke sana untuk menyelam."

Saya akan menjawab: "Tahukah kamu kalau tempat seperti itu berbahaya. Bukankah saya sudah mengatakan kalau ada gas hidrogen sulfida yang bau dan berpotensi bahaya."

"Brother, saya tidak takut dengan gas hidrogen sulfida!"

"Tapi, gua itu dalam dan gelap, Kamu kan tidak tahu bisa berjumpa dengan makhluk apa disana."

"Ah, apa sih yang bisa dijumpai, paling hewan kecil yang tidak berarti."

Baiklah kalau begitu. Jika kalian sudah memutuskan, maka saya tidak akan menahan kalian lagi. Jadi saya ucapkan selamat menyelam!


Kasih-kasih kabar ya...

(cenoteangelita.com, whoi.edu, thefreelibrary.com, candlepowerforums.com,tecdive.ru)


Bookmark and Share

Tuesday, January 19, 2010

Gunung Kemukus...

Antara Pesugihan dan Perzinaan...

Banyak orang datang ke Gunung Kemukus (Gk), jabar, buat mandi di sendang Ontrowulan, nyekar di makam keramat Pangeran Samodra, dan mencari pasangan selingkuh buat berzina di situ....

Tiap malam Jumat Pon, GK yang pada hari-hari biasa sangat sepi dan muram, berubah 180* menjadi ramai....tentunya diramaikan oleh para peziarah yang ingin mendapatkan berkah dan tentunya para PSK yang menjadi syarat terkabulnya permohonan mereka. Rata-rata para kupu-kupu malam bertarif Rp50.000 per malam....

Konon jika melakukan ritual tersebut sebanyak 7x berturut-turut tiap jumat pon, dipercaya permohonan mereka akan dikabulkan. Seperti: naik pangkat & kaya....

"Sesungguhnya apa yg mereka perbuat merupakan perbuatan syirik & keji. Berkah yg mreka peroleh bukanlah berkah yang bersumber dari Allah SWT melainkan berasal dari setan & jin yang terkutuk."

by:-Reza-


Bookmark and Share

Wednesday, December 16, 2009

Wediombo


Pantai Wediombo adalah pantai teluk lebar dengan pasir putihnya, sebelah timur pantai Krakal yang dikelilingi bukit batu kapur dengan pemandangan mempesona.Wedi Ombo merupakan pantai berbentuk teluk dengan dinding perbukitan yang hijau subur. Pemandangan di daerah ini cukup indah dan sangat sesuai bagi para pencinta hiking. Pantai ini juga diguanakan untuk berkemah.Tidak jauh dari pantai Wedi Ombo terdapat pantai Rongkop yang banyak memiliki goa-goa pada bukit-bukit karang yang menjadi sarang burung camar laut, terutama jenis burung lawet. Sarang burung tersebut meupakan makanan yang lezat dan merupakan hasil utama dari daerah ini.Jarak kota Yogyakarta dengan kedua pantai tersebut sekitar 80 Km. Pantai ini terletak diujung Timur dan hamparan pantai diwilayah DIY. Wedi Ombo merupakan pantai yang berbentuk teluk dengan dinding perbukitan yang hijau subur. Pemandangan didaerah ini cukup indah dan sangat sesuai bagi para pecinta-hiking;. Pantai ini juga digunakan untuk berkemah. Tidak berapa jauh dari pantai Wedi Ombo, terdapat pantai Rongkop yang banyak memiliki goa-goa pada bukit-bukit karang, yang banyak didiami burung camar laut terutama burung walet. Sarang burung tersebut merupakan bahan makanan lezat dan merupakan hasil utama dari daerah ini. Jarak kota Yogyakarta dengan pantai-pantai tersebut sekitar 80 kilo meter, dan dapat dicapi dengan kendaraan milik pribadi atau kendaraan khusus. Kendaraan umum yang tersedia berupa bus atau micro bus, yang mengambil trayek Yogya – Wonosari. Dari kota Wonosari diteruskan dengan Micro bus ke Baron, selanjutnya dari Baron ke Wedi Ombo (hanya pada hari libur) terdapat micro bus dengan tarif lebih kurang Rp. 1500,- per orang. Lokasi: Kabupaten Gunung Kidul Transportasi: – Kendaraan pribadi – Kendaraan umum yang tersedia berupa bus atau mikro bus yang mengambil trayek Yogya-Wonosari, dilanjutkan dengan mikro bus ke Baron-Wedi Ombo (hanya pada hari libur) juga ditempuh dengan mikro-bus.

dikutip dari www.potlot-adventure.com



Bookmark and Share